Kamis - 22 Mei 2014

Sebelum memutuskan bikin tato ada baiknya dipikirkan matang-matang dulu. Tapi kalau udah kejadian dan berniat buat menghapusnya, mesti hati-hati nih. Pasalnya ada risiko saat menghapus tato. 
 
"Sebenarnya untuk menghilangkan tato itu bisa berbahaya terlebih kalau dilakukan bukan oleh orang yang tepat. Misalnya ia bukan seorang ahli untuk menghilangkan tato, nanti bukannya hilang malah berdampak lain. Karena salah penanganan menghapus tato bisa menimbulkan risiko seperti  infeksi atau reaksi alergi nantinya," ujar Dr. Linda Nurtjahja.
 
Selain infeksi, risiko menghapus tato juga bisa meninggalkan bekas berupa jaringan parut. Makanya disarankan kalau mau menghapus tato itu ke tempat di mana kita membuat tato.
 
"Disarankan, jika menghilangkan bekas tato, dulu waktu buat tao di mana dan kalau memang di tempat ahlinya, kembalilah ke sana untuk mencari tahu lebih lanjut," urai Dr. Kemal N. Siregar, Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS Nasional.
 
Kata Dr. Kemal, menghilangkan bekas tato itu tergantung jenis tato itu sendiri. Untuk tato yang non permanen mungkin akan mudah mengilangkannya, namun tato permanan, akan lebih baik konsultasi ke dokter kulit, sebab sang ahli akan melihat dari lapisan-lapisan mana yang terkena tato.
 
Nah jika tidak mau merasakan risko menghapus tato ya, jangan coba-coba membuatnya.
 
Sumber : Ega Hai/hai-online.com   foto : rockymountainlasercollege.com
Berita Terkait