Rabu - 30 April 2014

Atap rumah yang bocor dan dinding yang merembes kerap terjadi ketika musim hujan. Karena tingginya musim hujan di Indonesia menjadi salah satu alasan banyak produk pelapis anti bocor atau waterproofing yang ditawarkan. Tapi, Anda mesti jeli untuk memilih produk anti bocor sebelum membelinya.
 
Agar tak salah ketika memilih produk waterproofing, perhatikan beberapa hal berikut saat memilih produk pelapis anti bocor.
 
1. Kedap air
Produk pelapis anti bocor  harus tahan terhadap air karena fungsinya yang melapisi atap, dak beton, dinding samping, sampai kamar mandi. Ujilah ketahannya dengan merendamnya dengan air permukaan yang dilapisi waterproofing.
 
2. Tidak getas
Pelapis anti bocor biasanya berbentuk cairan kental. Ketika kering, lapisannya itu akan elastis. Lambat laun, elasitasnya akan berkurang. Produk yang kurang baik akan cepat menjadi retak dan getas, sehingga kehilangan kemampuan menahan air.
 
 
3. Tidak Melelah. 
Walau elastis, waterproofing harus tahan terhadapat paparan panas sinar matahari. Produk yang tidak baik akan mudah lembek atau meleleh.
 
4. Tahan lama. 
Karena penggunaannya di tempat terbuka, daya tahan nya menjadi pen ting sehingga tidak perlua dilakuakn pengectan ulang.
 
Sumber : Sisca Wungu Prasasti/Tabloidrumah.com
Foto : inhis.com
Berita Terkait