Senin - 16 September 2013

Sebaik apa pun diri kita, takkan bisa menjamin semua orang bisa menerima dan menyukai kita. Lalu bagaimana cara tepat menghadapi rekan kerja yang menyebalkan atau tak menyukai kita? Berikut keenam triknya:

1. Lihat dari sisinya
Ini bukan berarti kita menyalahkan diri sendiri, tapi bagaimanapun juga dalam situasi seperti ini kita tak sendirian. Tak ada salahnya mencoba menempatkan diri kita di posisinya. Kita bisa mencari tahu, apakah ada sesuatu hal yang telah kita lakukan yang mengganggunya. Cobalah melihat dari sisinya, apakah kemungkinan ada yang bisa kita lakukan untuk meredakan kekesalannya pada kita.

2. Bicarakan
Meskipun berada dalam satu ruangan dengannya adalah hal yang paling dihindari di dunia, tapi tetaplah penting untuk mencoba menyelesaikan masalah secara dewasa dan profesional. Ajak ia bertemu di area netral, seperti ruang meeting, lalu tanyakan padanya, “Saya tahu ada masalah di antara kita, adakah sesuatu yang bisa saya lakukan untuk memperbaiki situasi ini?”

3. Jadilah pendengar
Jika ia masih tetap memusuhi kita dan semakin rajin membicarakan kita di belakang, tak ada salahnya tanyakan langsung padanya apa yang kita dengar. “Saya dengar kamu mengatakan hal itu pada teman-teman, bisa jelaskan kapan saya melakukan hal itu?”

4. Tetap tenang
Apa pun perlakuan si teman pada kita, tetaplah bersikap tenang. Percayalah atasan dan rekan kerja lain akan melihat bagaimana kita bersikap saat menghadapi konflik. Tetap bersikap tenang akan membuat kita  terlihat profesional dan membuatnya terlihat sebagai pengganggu.

5. Kerjakan bersamanya
Bukan tak mungkin, atasan akan menyatukan kita dan si dia untuk mengerjakan sebuah project. Daripada menolak bekerjasama dengannya, lebih baik terima dan jalani. Tunjukan bahwa kita mampu meng-handle berbagai situasi tanpa mengganggu performa kerja.
 
6. Bicarakan pada atasan
Sudah mencoba berbagai cara tapi tetap tak berhasil? Saatnya bicarakan pada atasan. Jelaskan bahwa kita sudah mencoba berbagai cara untuk memperbaiki situasi tapi tak ada perbaikan. Minta saran atasan apa yang sebaiknya kita lakukan untuk menghadapi masalah ini. Tunjukkan bahwa kita bersikap dewasa dengan membuka diri.

(Bestari Kumala Dewi/Equita Maulidya)
Foto: Thinkstock

Berita Terkait